Glee

Selasa, 07 Agustus 2012

Fenomena Transit Planet Venus

Senin, 06 Agustus 2012

Tips Mengatasi Stres Selama Macet di Jalan

Tips Mengatasi Stres Selama Macet di Jalan


Macetnya jalanan di Jakarta dari dulu sampai sekarang ini kadang bisa membuat kita stres, bahkan “Yang Ahlinya” aja tidak bisa lagi mencari solusi untuk mengatasi macatnya jalanan Jakarta, jadi jalan yang terbaik agar kita tidak stres dijalanan, ya nikmati aja kemacetan tersebut.
Kita mau menggerutu juga sepanjang jalan, jalanan tetap saja macet. Sepanjang jalan saya mencoba manfaatkan kemacetan tersebut untuk melakukan hal yang bersifat produktif, salah satunya, saya menulis apa saja yang menurut saya bermanfaat,di Document to go di HP saya. Tulisan-tulisan inilah yang sering saya posting di Kompasiana.
Kebetulan memang saya tidak menyetir sendiri, jadi saya bisa lebih rileks dalam menikmati kemacetan Jakarta. Tulisan ini pun merupakan hasil dari menikmati kemacetan di jalan. Mungkin kompasianer juga punya cara lain dalam menikmati kemacetan selama di perjalanan, membaca buku seperti misalnya, atau menikmati musik lewat iPod.
Kalau kita tidak nikmati kemacetan sepanjang perjalanan, maka kita akan stres, karena tingkat kemacetan di Jakarta ini sudah sangat luar biasa, apa lagi setelah habis hujan. Stres akibat kemacetan dijalan, hanya kita sendiri yang harus mencari kiat mengatasinya, kalau gak ya kita bisa menggerutu sepanjang jalan.
Sepanjang hari kita sudah disibukkan oleh hal-hal yang melelahkan, tentu hal ini akan sangat menguras tenaga, maka jangan lagi energi kita habiskan hanya untuk mengomel sepanjang jalan. Menulis atau membaca akan sangat membantu kita menghindari stres. Semoga saja tulisan yang singkat, buah dari kemacetan dijalan ini akan bermanfaat bagi Kompasianer sekalian.

Minggu, 05 Agustus 2012

Kegagalan adalah awal dari Keberhasilan !

Belajar Dari Kesalahan Dan Pengalaman

Karena Kegagalan/Kesalahan adalah patokan kita untuk maju Ke depan .

Ada istilah mengatakan: Hanya Keledai yang jatuh pada lubang yang sama, dan juga ada yang berkata bahwa Pengalaman adalah guru yang sangat baik, Dua istilah itu memang tidak asing lagi ditelinga kita karena pasti kita pernah mendengarnya. Kenapa sich kita harus belajar dari kesalahan dan pengalaman, bagaimana caranya belajar dari kedua hal tersebut. Itulah yang perlu kita tuntaskan dan kita temukan, indikasi kedua hal tersebut sungguh sangat berarti walaupun belajar itu tidak dari kedua hal  tersebut masih ada dengan cara mengikuti pelatihan, kursus  dll tapi kita harus bisa belajar dari manapun dan dari apapun yang memberikan kita pelajaran yang berarti dan memberikan kita hal yang sangat membuat kita merasa menemukan hal yang berguna. 
Hanya Keledai yang jatuh pada lubang yang sama, istilah ini mungkin sedikit menyamakan kita dengan keledai tapi jika kita melakukan kesalahan yang sama. kenapa harus keledai, ya seperti kita ketahui bahwa keledai itu memang banyak orang yang mengidentifikasikan bahwa seekor binatang yang “”"”"”"”"”"”"”"”", nah kalau kita melakukan kesalahan kedua kali atau lebih pada kesalahan yang sama apa kita tidak seperti itu..?? Jika kita tidak mau seperti itu maka jangan mengulangi kesalahan yang sama, benar tidak. Kesalahan yang kita telah lakukan hendaklah menjadikan modal kita untuk menjadi lebih baik lagi dan juga mampu membangkitkan kita untuk terus melakukan hal yang baik dan juga membuat kita semakin terasa menjadi kekuatan yang menopang akan kehidupan. Kesalahan pasti pernah kita lakukan akan tetapi apakah bisa kita mengambil hikmah atau manfaat atau juga pelajaran yang terkandung dari kesalahan itu. Jika kita bisa mengambil hal yang bermanfaat dan juga baik pasti kita akan berfikir untuk membuat lebih baik lagi dan berupaya senantiasa tidak mengulangi kesdalahan tersebut.
Adakalanya kesalahan itu kita perbuat tanpa kesadaran dan jaug dari akal sehat kita sedangkan kita harus bisa belajar dari kesalahan yang pernah kita perbuat. Janganlah meremehkan kesalahan yang kecil maupun besar akan tetapi kesalahan yang besar ada karena kesalahan yang kecil ditumpuk-tumpuk sehinggan menjadi besar seperti Bola Salju kurang lebihnya. Kita sebagai mahluk yang diberikan akal dan fikiran sungguh tidak layak jika perbuatan kita sama seperti Binatang yang tidak mengetahui mana yang salah dan mana yang benar oleh karena itulah kita harus berupaya melakukan hal yang terbaik untuk mencapai hal yang baik pula. Belajar itu tidak hanya dari satu atau dua hal tapi bisa belajar dari banyak hal tergantung bagaimana kita mau dan mengidentifikasikan hal tersebut menjadi baik untuk kita. Bagaimana kita belajar dari kesalahan? Jawabannya adalah mengidentifikasikan dan juga mencari hal yang baik dan bermanfaat dari kesalahan yang kita perbuat sehingga tidak mengulanginya. Temukan hal positif dari setiap kesalahan yang kita perbuat dan jugu berupaya menanamkan kaedah atau manfaat yang senantiasa bermanfaat khususnya untuk kita sendiri.
Pengalaman adalah guru yang sangat baik, itu benar. Banyak orangyang sukses karena kaya akan pengalaman, coba kita lihat orang disekitar kita yang mempunyai pengalaman yang sangat belajar ibaratnya sudah makan asam garam kehidupan. Apa hubungannya pengalaman dengan belajar, jawabannya ada hubungannya yaitu kita bisa mengetahui hal yang sangat berguna dan membuat itu berarti karna kita punya pengalaman dan pengalaman itulah yang mengajarkan kita untuk menjadi lebih lagi. Belajarlah dari pengalaman, mungkin kita pernah mendengarkan hal tersebut dan itu membuat kita berfikir akan hal tersebut ya tidak. Guru yang baik adalah Pengalaman yang mengajarkan kita menjadi lebih baik lagi dan terus berupaya membangun hal menjadi lebih sempurna ya walaupun kesempurnaan itu tidak bisa kita miliki.
Coba lihatlah seorang ahli ICT mereka bisa melakukan atau membuat hal yang baru karena punya pengalaman, Seorang Guru atau Dosen yang berpengalaman tentu tahu bagaimana mengajar dan memberi pelajaran yang baik untuk proses pembelajaran. Kita lihat lagi seorang karyawan atau pimpinan bisa melakukan hal yang bagus karena mereka tahu dan sudah berpengalaman tentunya pada bidang yang dikuasainya. Itulah sedikit dari cerminan yang bisa diperihatkan akan peran pengalaman dalam diri seseorang untuk membangun menjadi lebih baik dan senantiasa memperbaiki lagi dan tidak puas dengan satu pekerjaan.
Kenapa kita harus belajar dari pengalaman? jawabannya adalah karena pengalaman merupakan guru yang sangat baik untuk kita. Loch kok, guru yang sangat baik ya iyalah masa ya iya donk. Guru itu bukan hanya berupa sesosok yang nyata tapi juga bisa berupa guru yang tidak nampak tapi bisa kita rasakan keberadaannya jika kita mau mengetahui hal yang baik dari hal tersebut. Lalu bagaimana belajar dari pengalaman, hubungannya apa? Belajar dari pengalaman seperti yang telah disampaikan kita harus jeli melihat hal sekalipun hal tersebut sangat kecil tapi yang terpenting kita harus bisa mengambil manfaat dan senantiasa bermanfaat. Nah hubungan pengalaman untuk belajar apa? Jawabannya adalah seorang yang berpengalaman pasti bisa mengerjakan suatu hal menjadi sangat baik karena pengalaman yang dimilikinya. Pengalaman juga mengajarkan kita akan sebuah keberhasilah dan menjadikan kita sebagai seorang yang kaya pengalaman dan bisa mengaplikasikannya dalam kehidupannya.
Belajar dari kesalahan dan pengalaman merupakan hal yang positif untuk diri kita mencapai hal yang baik pula sehingga kita bisa mengetahui apa-apa yang kita bisa ambil dan pelajari dari kesalahan dan penglaman yang memberikan kita sesuatu hal yang tak ternilai harganya. Mari kita belajar dan berupaya menjadikan kita sebagai orang yang berguna dangen belajar dari kesalahan dan pengalaman untuk memperkaya kita dan juga sebagai modal kita untuk terus mewujudkan kita menjadi seorang yang penuh makna. Yang terpenting juga jangan takut untuk melakukan kesalahan tapi yang perlu kita takuti adalah tidak bisa memperbaiki dari kesalahan yang diperbuat dan mampu dupertanggung jawabkan. Berani karena benar takut karena salah itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam hidup kita ini.
Salam

twitter      :https://twitter.com/angga_depriatna (@angga_depriatna)
facebook : https://www.facebook.com/irden.angga (Angga Depriatna)
” From Me”

Warga Perbatasan Sintang Merasa Kurang Diperhatikan Pemda

Warga Perbatasan Sintang Merasa Kurang Diperhatikan Pemda

Sejumlah masyarakat Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) yang berada di daerah perbatasan dengan Malaysia meminta kepala Badan Pengelola Daerah Perbatasan (BPDP) Sintang yang baru saja dilantik agar lebih fokus memperhatikan serta memperjuangan pembangunan di daerah perbatasan.

Pembangunan itu di antaranya sarana prasarana pendidikan, kesehatan, maupun infrasrtuktur seperti jalan, jembatan dan penyediaan air bersih, yang selama ini masih sangat jauh dari harapan masyarakat.

Leju (40), satu di antara warga Nanga Bayan, Kecamatan Ketunggau Hulu, mengatakan, sejauh ini masyarakat perbatasan merasa kurang diperhatikan oleh pemerintah daerah maupun propinsi.

Ia mencontohkan, dari sekian daerah perbatasan yang ada di Kalbar, daerah perbatasan Kabupaten Sintang masih jauh tertinggal dari daerah-daerah lainnya, seperti Entikong (Kabupaten Sanggau) dan Aruk (Kabupaten Sambas). Keduanya mempunyai infrastruktur jalan yang memadai.

"Padahal, secara geografis, daerah kami tidak jauh perbeda dengan daerah-daerah lainnya," beber Leju, Jumat (18/5/2012).

Bahkan dirinya dan beberapa masyarakat lainnya selalu menyuarakan masalah ini kepada pemerintah setiap kali ada kesempatan, agar mendapat perhatian seperti daerah-daerah perbatasan lainnya.
"Kita tidak usah berbicara masalah lain dululah, cukup masalah infrastruknya, seperti jalan, jembatan, sekolah yang harus diperhatikan pemerintah," pungkas Leju.

Kamis, 02 Agustus 2012

Lima Bandara Paling Menakutkan di Dunia

Lima Bandara Paling Menakutkan di Dunia

 BUKAN hanya cuaca buruk yang menghalangi proses lepas landas dan pendaratan pesawat. Nyatanya, beberapa bandara di dunia menjadi tantangan tersendiri bagi para pilot.

Bandara-bandara berikut memang menyajikan pemandangan indah bagi para penumpang di dalamnya. Namun, tidak bagi pilot yang membawa pesawat. Pasalnya, butuh kemahiran hebat mereka untuk mendaratkan maupun menerbangkan pesawatnya dengan mulus dari dan ke bandara-bandara ini. Mengapa? Simak ulasannya berikut, seperti dilansir Telegraph.

1. Paro, Bhutan

Dikelilingi oleh puncak Himalaya yang menjulang tinggi, Paro adalah salah satu bandara dunia yang paling menantang bagi pilot. Faktanya, saat ini hanya delapan pilot di dunia yang disertifikasi untuk bisa mendarat di bandara ini. Terletak di lembah yang dalam, mendarat di bandara ini mengharuskan para pilot ‘bernegosiasi’ dengan serangkaian gunung, turun dengan cepat, kemudian berbelok curam ke kiri segera sebelum mendarat.

2. Matekane, Lesotho

Terletak di pegunungan tinggi, lepas landas maupun mendarat di ujung Matekane yang tingginya 2.000 kaki butuh keahlian luar biasa dari pilot. Prosesnya akan sangat bergantung pada kondisi angin. Pesawat yang akan parkir di sini tidak disarankan untuk terbang sebelum mencapai akhir landasan pacu di ketinggian 1.312 kaki.





3. Saba, Karibia

Dijuluki salah satu landasan pacu terpendek di dunia, sekira 1.300 meter, pilot menggambarkan mendarat di jalur ini lebih mirip mendarat di kapal induk. Pesawat harus terbang ke tebing sebelum membuat sebuah belokan tajam ke kiri dan akhirnya mendarat dengan mulus. Landasan ini terletak tinggi di atas lautan sekitarnya, dengan tebing terjal di tiga sisi.

4. Sea Ice Es Runway, Antartika

Diukir di es laut dari Ross Island setiap tahun, landasan pacu sepanjang 2,5 mil ini beroperasi sebagian besar pada musim panas di Antartika. Pilot harus menghindari mendarat terlalu berat dan pesawat harus dipantau secara ketat untuk memastikan tidak tenggelam lebih dari 10 inci ke dalam es.

5. Princess Juliana International Airport, St Maarten, Karibia

Penerbangan mendekati Bandara Internasional Putri Juliana harus melewati atas air, tepatnya Pantai Maho, dan pilot harus membuat instrumen pemeriksaan teratur untuk memastikan terjaganya ketinggian yang sesuai. Pasalnya, jarak antara laut dengan badan pesawat begitu dekat. Lepas landas akan memaksa pilot membelok tajam ke kanan dan memutar untuk menghindari gunung di ujung landasan. 

Semoga informasi sederhana ini dapat berguna bagi anda dan dapat mendapat wawasan anda .
Terimakasih

Faktor yang Mempengaruhi Tinggi Badan

4 Faktor yang Mempengaruhi TinggiBadan

1. Genetik (Keturunan)Faktor ini cukup dominan dalam menentukan tinggi badan seseorang. Anda dapat mengamati bahwa orang-orang Afrika meskipun tidak mendapatkan gizi makanan yang baik, namunmemiliki postur yang tinggi. Hal itu dapat terjadi lebih dikarenakan faktor keturunan ataugenetik ini. Namun tentu saja hal itu bukanlah suatu kepastian, namun hanya kecenderunganmedis telah diamati. 

2. Asupan nutrisiGizi makanan sangat penting dalam membantu pertumbuhan tinggi badan seseorang. Gizimakanan yang dikonsumsi orang Eropa sehari-hari jauh lebih baik daripada gizi makananyang dikonsumsi oleh orang-orang Asia. Susu adalah makanan yang memiliki gizi´sempurna´ bagi pertumbuhan tulang (tubuh). Susu mengandung semua zat yang dibutuhkantulang untuk bertambah panjang. 

3. Tidur BerkualitasHormon pertumbuhan bekerja ´penuh´ sewaktu tidur. Semakin berkualitas tidur seseorang,maka hormon pertumbuhan semakin bekerja optimal. Tinggi badan anda bertambah sewaktu bangun tidur (biasanya 1-2 cm). Ini disebabkan oleh karena adanya pertambahan panjangtulang rawan pada punggung dan kaki. Namun pertambahan ini bersifat sementara saja. Tidur yang sangat menunjang bagi pertumbuhan badan adalah tidur lelap (deep sleep) selamakurang lebih 7-8 jam tanpa terputus-putus, tanpa perasaan gelisah dan tanpa mimpi.

4. Olahraga teratur Olahraga teratur dapat memacu produksi hormon pertumbuhan oleh tubuh sehingga dapatmenambah tinggi badan secara signifikan. Gerakan-gerakan dalam renang dan basket jugasecara langsung merangsang tulang kaki dan punggung untuk bertambah panjang dan panjang.

Selasa, 24 Juli 2012

SEJARAH SMP PGRI 1 CIPUTAT

SEJARAH SMP PGRI 1 CIPUTAT

Labels:
Ada peribahasa tak kenal maka tak sayang maka pada kesempatan yang baik ini kami uraikan lebih dekat tentang sejarah dan keberadaan SMP PGRI 1 Ciputat yang beralamat di Jalan pendidikan No.30 Ciputat. Pada awalnya lulusan Sekolah Dasar/Sederajat yang berada di lingkungan ciputat hendak melanjutkan ke SMP Negeri/umum sebagian besar harus ke wilayah DKI Jakarta, terutama Wilayah Jakarta Selatan. Sedangkan pada waktu itu di kecamatan ciputat SMP yang ada baru SMP Swasta yaitu SMP Muhammadiyah 17 dan SMP Islamiyah dan Madrasah Pembangunan IAIN Jakarta.


Dengan didorong semangat yang luhur mak guru-guru SMP Negeri 87 Jakarta (Pondok Pinang) yang dipelopori oleh Bapak Drs. Sukandi Kuswara, Bapak A. Mursyidi, B.A. dan Bapak S. Danuwardoyo serta Bapak R.A. Sakri Gandadipura (Kepala Sekolah Kelas Pembangunan) yang berdiri tahun 1970 tetapi hingga akhir 1974 siswanya semakin berkurang hanya satu kelas kecil. Maka beliau berempat sepakat untuk mendirikan sekolah Menengah Pertama Persiapan (SMPP) pada tahun 1975 yang selanjutnya berubah menjadi sekolah Menengah Pertama Persatuan Guru Republik Indonesia (SMP PGRI Ciputat) dengan Kepala Sekolah yang pertama yaitu Bapak R.A. Sakri Gandadipura.
 
Pendirian sekolah Menengah pertama Persatuan Guru Republik Indonesia ( SMP PGRI Ciputat ) mendapat restu dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Ciputat ( Bapak Djahera ) ikut membantu pendirian Sekolah Menengah Pertama tersebut,dan pada tanggal 1 Januari 1975 ditetapkan sebagai hari jadi SMP PGRI 1 Ciputat.
Untuk pertama kali (1975 ) jumlah murid yang diterima di SMP PGRI 1 Ciputat berjumlah kurang lebih 25 orang dan pada pertengahan tahun bertambah 10 orang menjadi 35. Kemudian pada tahun 1976 Kelas 1 58 orang, Kelas II 39 orang jumlah mejadi 97 orang. Pada tahun 1977 Kelas I 107 orang dan Kelas II 56 orang dan Kelas III 38 orang,Ujian pertama menginduk ke SMP 87 Jakarta. Pada tahun 1978 penulis bersama Guru Kelas VI SDN I Ciputat (Bapak Sumaryo,BA.) Almahum, menerima pendaftaran sebayak 128 orang untuk SMP Negeri ICiputat atas perintah dari Bapak R>A Sakri Gandadipura untuk mengurus calon siswa baru ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tangerang.
Pada tahun 1978 siswa Kelas I 128 orang, KelasII 107 orang dan Kelas III sebanyak 51 orang, dan Ujian akhir menggabung /menginduk ke SMP Negeri Ciledug. Tahun 1979 -1980 Kelas I 156 orang, Kelas II 125 orang dan dan Kelas III 101 orang jumlah sebanyak 382 orang dan Ujian akhir Kelas III menginduk ke SMP Negeri I Ciputat yang di kepalai oleh Bapak Drs.Wanhar S.

 
Status Sekolah.
 
Kemudian pada tahun 1979 pendiri SMP PGRI I Ciputat mendapat izin dari kantor wilayah DEPDIKBUD Jakarta Raya dengan nomor izin : 329/I/01-4/R-4/79 tertanggal 29 maret 1979, dan pada tanggal : 18 maret 1982 mendapat izin Operasi dari Yayasan Lembaga Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia dengan izin nomor : 097. YPLP-PGRI/VKpt/ 1982 tertanggal : 18 mei 1982 dan kemudian izin dari Kanwil tersebut menggalami perubahan yakni dari Kanwil DEPDIKBUT DKI Jakarta Barat dengan nomor : 210/I.02/Kep/E/1983 tertanggal, 5 Januari 1983. Kemudian Status Sekolah Menengah Pertama Guru Republik Indonesia ( SMP PGRI I Ciputat ) telah berstatus “DIAKUI” dengan surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah dengan nomor :B.02.0075 tanggal 25 Februari 1986 dan dengan nomor Statistik Sekolah nomor : 204020417055 dan data Sekolah nomor :B.040.52.002.
Pada Tahun 1992 Status SMP PGRI I Ciputat berubah dari DIAKUI menjadi DISAMAKAN dengan Nomor : 876/I.02/Kep/I/1982 dan diakreditasi Ulang pada tahun 1999 dengan Nomor : 16581a/I.02/Kep/1999, sampai sekarang.
Pada saat didirikan SMP PGRI Ciputat tersebut mempunyai sarana gedung hanya 3 lokal yang terletak diatas tanah seluas 0.25 Ha atas wakaf dari Bapak Brigjen Suhardjono ( pada waktu itu Dirjegn Postel ) Kemudian pada tahun pelajaran 1979/1980 terjadi pergantian kepemimpinan yakni Kepala Sekolah yang baru dari Drs. Sukandi Kuswara. Adapun Bapak Gandadipura mendapat tugas baru menjadi Kepala Sekolah Dasar Negeri Jurang mangu di desa sawah Lama Kecamatan Ciputat, dan sejak kepemimpinan yang baru Bapak Drs. Sukandi Kuswara maka Pembangunan lokal terus bertambah, minimal setiap tahun 1 lokal sesuai dengan perkembangan sekolah yang kemudian terjadi pergantian kepemimpinan setelah kurang lebih 20 tahun, dan pada tanggal 14 Desember 2000 diserahkan terimakan Kepemimpinan dari Bapak Drs.Sukandi Kuswara kepada Bapak Cartam ,S.Pd yang disahkan oleh Ketua YPLP PGRI Propinsi Jawa Barat.


Keadaan Siswa

Pada saat ini keadaan murid SLTP PGRI 1 Ciputat telah berjumlah 1295 siswa dengan rombongan belajar Kelas I sebanyak 585 orang ( 11 kelas ), Kelas II 390 orang ( 9 kelas ) dan kelas III 363 orang ( 9 kelas ) jumlah 28 kelas, dan baru saja menyelesaikan kegiatan akhir peaerta sebanyak 363 orang.
Kemudian telah mengadakan pelepasan / perpisahan kelas III dengan rombongan sebanyak 8 bus Hiba Utama ke Padepokan Judo Indonesia di kawasan Puncak Ciloto Jwa Barat pada tanggal 6 Juni 2002. Perlu diketahui bahwa kegiatan akhir tahun, khususnya pelepasan / perpisahan kelas III selalu diadakan di luar kota sejak tahun 1979 sampai dengan sekarang, diantaranya ke Waduk Jati Luhur, Salabintana Sukabumi, Hotel Sangga Buana Cipanas sebanyak 5 kali, Hotel Tunas Kembang sebanyak 4 kali, Taman Mini Indonesia Indah ( anjungan Jawa Barat ) dan lain lain.


Sarana dan prasarana


Keadaan sekarang ini baik rombongan belajar maupun ruang kelas dan bangunan melalui tahapan jangka pendek, menengah dan jangka panjang, perekutan siswa melalui promosi ( Tray out, Uji Pertasi Hut Gudep Fatahillah dan PMR Wijaya Kusuma ) perbaikan sarana dan prasarana terutama pembangunan kantor TU, Ruang Guru maupun murid untuk sementara keadaan sarana dan prasarana belajar sebagai berikut :

- Ruang belajar 18 lokal
- Ruang Kepala sekolah 1 lokal
- Ruang Tata Usaha 1 lokal
- Ruang Perpustakaan 1 lokal
- Ruang Labotarium 1 lokal
- Ruang Kesenian 1 lokal
- Labotarium Komputer 1 lokal
- WC siswa 3 lokal
- WC guru 1 lokal
- WC kepala Sekolah 1 lokal
- Mushola 1 lokal

Peningkatan kualitas tenaga pangajar maupun Staf Tata Usaha senantiasa dilanjutkan dengan memitivasi beberapa tenaga pengajar untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi ( S 1) dan tenaga Administrasi untuk menambah keterampilan ( mengikuti kursus computer ) dan lain lain. Dengan 28 kelas rombongan belajar yang berjumlah 1295 siswa dengan 41 tenaga pangajar dari berbagai disiplin ilmu, dan 8 staf Tata Usaha, 3 orang penjaga sekolah dan 1 orang tenaga keamanan.
Dibawah kepemimpinan Kepala Sekolah Bapak Cartam S.Pd. berusaha semaksimal mungkin untuk meneruskan perjuangan para pendahulunya untuk melaksanakan lebih maju lagi dalam melaksanakan Progam Pendidikan Kurikulum berbaris Kompetensi dalam era keterbukaan dan Globalisasi sekarang ini, yang insya Allah dalam Rapat Kerja ( Raker ) mendatang akan senantiasa mendatangkan para pakar Pendidikan demi menyingkapi kemajuan zaman dan modernisasi pendidikan agar sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Persatuan Guru Republik Indonesia ( SLTP PGRI ) 1 Ciputat menjadi pilihan pertama dan yang utama bagi masyarakat Propinsi Banten bagian Timur, perbatasan DKI Jakarta dan perbatasan Propinsi Jawa Barat.
Demikian Riwayat singkat tentang Sejarah berdirinya SLTP PGRI 1 Ciputat dan dengan harapan dapat bermanfaat bagi penulis maupun pembaca yang budiman Amin…..